Bullying Sama Kejamnya Dengan Pembunuhan


dampak dari bullying

Apa yang kamu pikirkan ketika kamu mendengar kata bullying ? Pelecehan ? Kekerasan secara fisik atau verbal ? Atau kamu memikirkan hal lainnya ketika kamu mendengar kata bullying ? Mungkin saja saat ini kamu sedang memikirkan moment ketika kamu dibully oleh senior, teman, atau orang lain.

Bullying sudah jelas berbeda dengan yang namanya memberikan nasehat atau saran. Hewan juga bisa membedakan yang mana namanya bullying dengan yang namanya memberikah nasehat atau saran. Ketika kamu tumbuh semakin dewasa mungkin saja kamu akan terkena yang namanya bullying atau ada teman di sekitar kamu yang dibully oleh orang lain.

Sadarkah kamu sudah berapa banyak orang yang mematikan impiannya hanya karena dibully oleh banyak orang. Mengkritik dengan pedas bahwa mereka tidak berbakat dengan apa yang mereka inginkan atau bahkan orang tua mereka sendirilah yang menjadi penghalang dengan memberikan kritik bahwa mereka tidak berbakat dengan apa yang mereka inginkan.

Berapa banyak anak yang sebenarnya adalah calon musisi profesional malah menjadi pengacara hanya karena dibully habis-habisan kalau ia tidak berbakat memainkan alat musik ? Ada berapa banyak orang yang mengubur impiannya hanya karena dibully kalau impian mereka adalah hal yang mustahil untuk mereka kejar ? Berapa banyak mereka yang sebenarnya bukan seorang kriminal dituduh habis-habisan kalau mereka lebih cocok menjadi seorang penjahat ? Faktanya hampir semua orang lahir di dunia ini dengan bakat awal yang sama yaitu kemampuan untuk menangis dengan keras.

Ketika pembully menggubur impian mereka secara dalam dan mereka mulai trauma untuk membuka kuburan tersebut, disitu mereka sudah sama saja dengan orang yang meninggal. Mereka mati di dalam hidup yang mereka jalani. Ketika impian menjadi alasan bagi mereka untuk hidup, mereka tetap akan terus bermimpi untuk hal yang sebenarnya bisa dicapai bagi mereka tetapi impian mereka dibatasi oleh tembok besar dan tebal yang bernama bully.

Bullying memang menjadikan kamu sebagai orang yang kuat dalam menjalani hidup namun perlu kamu ingat setiap orang punya mental yang berbeda-beda apalagi kalau kasusnya terjadi pada anak-anak karena anak-anak mempunyai perasaan yang lebih sensitif daripada orang dewasa. Ini bisa kamu buktikan sendiri ketika kamu membentak seorang anak kecil maka dia akan menangis keras. Bullying pada lingkungan anak-anak sama seperti sebuah pembunuhan mental. Tidak berdarah namun terasa sakit dan memalukan.

Peran lingkungan sekitar sangat dibutuhkan bagi mereka. Tidak peduli siapapun orang tersebut semua orang berhak bebas dari yang namanya dibully. Kamu juga bisa menolong hidup seorang dari yang namanya kematian mental. Kamu bisa mulai dengan menolong orang yang sedang di bully dengan memberi mereka semangat hidup atau motivasi yang tinggi bagi kehidupan mereka.

Orang tua juga sangat berperan aktif disini. Ketika kamu menjadi orang tua berikan kebebasan kepada anak anda untuk bermimpi. Ketika anak anda bermimpi untuk menjadi seorang penyanyi maka latih ia dalam menyanyi. Jangan memberikan alasan yang akan mengubur mimpi mereka apalagi dengan memberikan alasan finansial sebagai topeng utama mengubur mimpi mereka. Faktor finansial menjadi alasan yang sangat kuno untuk zaman saat ini. Kamu bisa mendapatkan berbagai macam akses di internet, tentunya dengan investasi yang cukup terjangkau.

Jika kamu adalah seorang yang teman yang baik tentunya kamu harus mendukung teman kamu bukan malah menjatuhkannya. Banyak teman yang mengaku adalah teman yang dekat tapi malah membully mereka. Hal ini tampak sepele dan dianggap sebagai candaan. Apakah kamu tahu dari senyum atau tawa yang mereka tunjukkan ada sisi lain dari diri mereka yang sedih ? jangan mengakui diri anda sebagai teman yang baik kalau kamu masih melakukan hal tersebut.

Ketika kamu menyebut orang lain atau adikmu sendiri dengan sebutan bodoh maka ia akan menjadi bodoh betulan. Ketika dibully biasanya para pembully akan berteriak dengan keras bahkan memukulnya atau membuat orang tersebut malu. Jika kamu adalah orang yang dibully sebaiknya kamu segera lari dari hal tersebut atau jika kamu cukup berani lawan mereka. Zaman ini kita dikutuk untuk bebas jadi jangan takut dengan mereka yang mengikat kamu dengan yang namanya bully.

Jadi ketika kamu ingin membully orang lain coba kamu pikirkan kembali apa yang kamu lakukan. Coba posisikan diri kamu sebagai orang yang akan kamu bully. Bagaimana perasaan dia kalau dibully ? Apa dampaknya ketika kamu melakukan bully ? Kamu bukan saja sekedar membully namun kamu membunuh secara perlahan dan itu merupakan sebuah kejahatan besar.

Jika kamu bermaksud untuk memberikan saran atau kritik maka lakukanlah dengan halus dan benar. Semua orang berhak memberikan saran namun ada batasnya. Kamu tidak perlu berpikir panjang ketika ingin melakukan sesuatu, jadilah diri kamu sendiri yang benar-benar tahu apa yang sedang kamu lakukan sekarang ini, itu sudah lebih dari cukup agar kamu sadar dengan perbuatan kamu.

Salam SOS
Elsos.net
Be Your Self – Teddy Juwandi